Powered By Blogger

Selasa, 31 Agustus 2010

Big Foot

Ciri-Ciri:
-bentuk tubuh yang menyerupai manusia
-tinggi hingga 7-8 kaki
-ditumbuhi bulu coklat panjang
-memiliki tenaga yang sangat kuat
-memiliki kaki yang lebar dan besar
-memiliki teriakan yang memekakkan telinga

Mahluk besar berbulu yang berjalan seperti manusia itu disebut-sebut bersembunyi di hutn-hutan atau wilayah yang sulit kita jangkau. di amerika utara mereka disebut big foot atau sasquatch. tidak jelas apakah itu species baru atau sebuah missing link dari evolusi manusia?

benarkah mahluk itu benarr-benar ada di alam nyata?  ada atau tidak yang jelas banyak kebudayaan memiliki cerita tentang mahluk berbulu ini. penampakan mereka di amerika utara sudah dibicarakan sejak tahun 1800-an. walau sudah banyak cerita, foto, maupun jejak kaki, namun sejauh ini belum pernah ada bukti kongkret akan adanya mereka. bahkan samapai sejauh ini pun belum pernah ditemukan kotoran, tulang-belulang, serta tubuhnya, hidup maupun mati.

baru-baru ini seorang pemburu mengklaim telah menemukan mayat sang raksasa itu di wilayah utara georgia, amerika serikat. kedua pemburu yang tidak disebut namanya itu adalah teman dari to biscardi, pimpinan "pelacak big foot", sebuah kelompok yang sjak lama memang mencari jejak mahluk legenda ini.

diambil dari: buku fakta nyata dunia dengan refisi


Kamis, 26 Agustus 2010

3 Hewan Tercepat di Dunia

<>
No 3: Singa (50 mil/jam)
Merupakan raja pemburu, yang menjadikannya sebagai yang terbaik diantara yang terbaik. Biasanya yang berburu adalah singa betina, tetapi singa jantan bisa berlari hingga 80 km/jam.



 No 2: Cheetah (70 mil/jam)
Banyak orang mengira binatang ini adalah yang tercepat di dunia, padahal tidak. Binatang ini adalah hewan dengan akselerasi terbaik (dapat mencapai kecepatan 0 km/kjam hingga 110 km/jam hanya dalam 3 detik).

No 1:  Falcon Pereginus (242 mil/jam)
Binatang tercepat yang sebenarnya adalah seekor burung falcon bernama the pregrine falcon (falcon pereginus) dengan kecepatan yang pernah dicatat adalah 390 km/jam. sedangkan kecepatan tertinggi yang pernah dicapai oleh mobil balap F1 hanya berkisar 370 km/jam.

Selasa, 24 Agustus 2010

Ular Terbesar di Dunia Bernama Titanoboa

Beberapa ilmuwan di Kolombia telah menemukan fosil monster prasejarah yang diduga sebagai ular terbesar di dunia yang pernah hidup di bumi. Ular yang diberi nama Titanoboa cerrejonensis itu diperkirakan memiliki berat lebih dari 1 ton dan panjang hingga hampir 14 meter.
Beberapa ilmuwan yakin ular ini hidup di bumi sekitar 58 juta hingga 60 juta tahun lalu. Ahli geologi, David Polly, yang memperkirakan ukuran dan bobot Titanoboa berdasarkan posisi fosilnya.

“Ukuran ular itu sungguh besar sekali. Namun, tim peneliti masih memikirkan seberapa besar panas bumi dibutuhkan untuk menghangatkan tubuh ular sebesar itu.”

Fosil Titanoboa ditemukan oleh tim ilmuwan internasional di sebuah tambang batu bara di wilayah tropis Cerrejon, Kolombia. “Ular yang sangat besar ini benar-benar mengundang imajinasi, tetapi fakta yang ada telah melampaui fantasi yang ada di Hollywood sekalipun,” kata ahli paleontologi, Jonathan Bloch, yang juga terlibat dalam ekspedisi.

“Ular yang mencoba mencaplok Jennifer Lopez di film Anaconda tidak sebesar ular yang kami temukan,” kata Bloch. Berdasarkan ukuran ular itu, Bloch menjelaskan, tim ilmuwan dapat menghitung temperatur tahunan rata-rata di garis khatulistiwa Amerika Selatan 60 juta tahun lalu mencapai sekitar 33 derajat celcius, sekitar 10 derajat lebih hangat dibandingkan saat ini.

“Ekosistem tropis Amerika Latin saat ini berbeda jauh dibandingkan 60 juta tahun lalu,” kata Bloch. “Kondisi hutan tropisnya hampir sama dengan saat ini, tetapi temperaturnya lebih panas saat itu dan dipenuhi dengan reptil berdarah dingin yang lebih besar.”

Menurut Nature.com, ular adalah jenis hewan poikilotherms (berdarah dingin) yang memerlukan panas dari lingkungan mereka merayap untuk membangkitkan metabolisme. Oleh karena itu, ilmuwan memperkirakan ular raksasa itu hidup di ekosistem tropis Amerika Selatan dengan temperatur yang saat itu tidak berada di bawah 30 hingga 34 derajat celcius.

Sebagian besar populasi ular saat ini terdapat di wilayah tropis Amerika Selatan dan Asia Tenggara. Temperatur di Amerika Selatan dan Asia tenggara memungkinkan hewan ini berkembang hingga mencapai ukuran besar.

sumber: http://www.argakencana.blogspot.com/